Bisnis

Kiat Sukses Usaha Catering Aqiqah

Kiat-Sukses-Usaha-Catering-Aqiqah

Kelahiran dirayakan dengan menyembelih kambing yang dinamakan aqiqah. Usaha catering paket aqiqah Jakarta Selatan sangat potensial untuk memenuhi perayaan aqiqah.

Proses aqiqah memiliki makna rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Aqiqah juga bertujuan mempererat tali persaudaraan sesama.

Usaha catering aqiqah berupa penyediaan daging kambing yang dimasak dalam bentuk sate atau gulai kambing. Makanan tersebut lalu dibagikan ke tetangga dan saudara.

Ketentuan aqiqah bayi perempuan adalah satu ekor kambing, sedangkan untuk bayi laki-laki dua ekor kambing.

Dalam proses memasak daging kambing tentu sangat repot jika dilakukan sendiri, mulai dari menyembelih hingga mengolah dagingnya. Namun dengan adanya usaha catering ini, akan membantu anda mengurus proses aqiqah.

Kiat-Kiat Usaha Catering

  1. Menyiapkan modal usaha

Tidak hanya niat, ketersediaan modal adalah hal paling penting dalam usaha catering aqiqah. Menyediakan kambing memerlukan modal yang besar.

Dengan modal satu hingga tiga juta anda dapat membeli seekor kambing. Paling tidak anda membutuhkan modal empat puluh juta untuk menerima sepuluh orderan.

  1. Bekerja sama dengan peternak

Kambing bisa anda dapatkan dari pasar hewan atau peternak. Anda perlu menyediakan lahan untuk menampung kambing seluas 20 meter persegi.

Kambing harus sehat, tidak cacat, usia layak untuk dipotong, paling sedikit enam bulan, bobot minimal enam belas kilogram.

Jika anda tidak memiliki lahan, anda dapat kerja sama dengan peternak yang sudah menyediakan segala kebutuhan.

  1. Menu aqiqah variatif

Berbagai olahan kambing dikemas dalam box. Satu menu box berisi nasi, olahan daging dan kudapan lain.

Menu yang diinginkan pelanggan biasanya sate, gulai, kambing guling, tongseng, semur atau steak. Menu yang bervariasi akan menarik pelanggan.

  1. Tentukan harga paket

Dalam menentukan harga, berdasarkan ukuran kambing yang dipesan. Paket satu kambing seharga satu juta dapat diolah menjadi 50 porsi gulai dan 300 tusuk sate, sedangkan paket dua juta lima ratus dapat menghasilkan 100 gulai dan 700 sate. Lalu tentukan harga sekotak nasi berisi nasi, krupuk, buah, dan daging olahan.

Itulah berbagai kiat membangun usaha catering aqiqah bagi anda yang ingin memulai merintis bisnis mandiri.…

Apa Perbedaan antara MUA dan Jasa Rias Pengantin?

Riasan-Pengantin-Muslimah-nan-Cantik

Banyak yang mengatakan bahwa MUA dan jasa rias pengantin Bogor memiliki tugas yang sama. Benarkah demikian? Bagaimana dengan segmentasi pasar antara keduanya?

Kini popularitas MUA atau makeup artist terus berkembang di masyarakat. Jasanya pun banyak digunakan untuk berbagai keperluan.

Atas kehadiran MUA, bagaimana dengan jasa rias pengantin? Banyak yang mengatakan bahwa usaha rias akhirnya kehilangan pasarnya di masyarakat.

Namun sebenarnya tidak demikian, karena terdapat perbedaan antara MUA dan usaha rias. Bila demikian, apa saja perbedaan usaha rias dengan MUA? Mari cari tahu lebih dalam perbedaan keduanya di bagian berikutnya.

3 Perbedaan MUA dan Jasa Rias Pengantin

Antara MUA dan usaha rias pengantin, terdapat tiga hal mendasar yang membedakan keduanya. Untuk membahasnya lebih dalam, anda dapat memahaminya dalam ulasan di bawah ini,

  1. Segmentasi Pasar

MUA adalah seorang perias yang terfokus dalam riasan modern. Segmentasi pasarnya adalah masyarakat kelompok umur muda atau anak-anak kekinian.

Berbeda dengan perias yang memiliki segmentasi pasar seluruh umum. Karena perias memiliki fokus untuk riasan tradisional, utamanya untuk acara-acara pernikahan. Karenanya, segmentasi perias tidak akan direbut oleh MUA.

  1. Ilmu

Perbedaan berikutnya terdapat dari ilmu yang dimiliki. Seorang MUA memiliki fokus untuk mengurus bagian wajah orang yang dirias. Ilmunya dapat dilakukan melalui pembelajaran otodidak.

Sementara seorang perias pengantin membutuhkan pembelajaran dalam waktu yang panjang. Karena perias memiliki sertifikat, setelahnya baru dimungkinkan untuk membuka usaha.

  1. Tugas Riasan

Terakhir, perias dan MUA memiliki wilayah riasan yang berbeda. Seorang MUA hanya merias bagian wajah atau muka pelanggan.

Sedangkan seorang perias melayani berbagai bagian wajah, seperti alis, rambut, hingga pakaian yang akan digunakan dalam acara pernikahan.

Jasa rias pengantin pun dapat memberikan layanan lain yang menguntungkan dalam satu usaha.

Setelah memahami berbagai perbedaan di atas, maka tidak perlu ada kebingungan yang muncul.

Karena segmentasi pasar antara MUA dan jasa rias pengantin berbeda. Jadi, walaupun banyak MUA yang bermunculan kini, jasa rias tetap memiliki pasar di masyarakat.

Kini, anda hanya perlu menentukan, apakah berminat menjadi MUA atau perias? Semuanya dapat ditentukan setelah dipikirkan matang.…